Chat with us, powered by LiveChat

Jumat, 30 Juni 2023

6 Fakta Menarik Bandar Lampung

  

Jangan Lewatkan! Inilah 6 Fakta Menarik Bandar Lampung yang Akan Membuatmu Penasaran



Bandar Lampung adalah kota yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera. Meskipun tidak sepopuler kota-kota besar lainnya di Indonesia, Bandar Lampung memiliki daya tariknya sendiri.

Dalam artikel ini, kami akan membahas 6 fakta menarik Bandar Lampung yang wajib diketahui. Jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk mengunjungi kota ini!


1. Pantai MutunSurga Tersembunyi di Bandar Lampung

Pantai Mutun adalah salah satu pantai terindah di Bandar Lampung yang masih tersembunyi dari keramaian. Dengan pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih, pantai ini cocok untuk berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati pemandangan. Selain itu, di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan yang menyajikan hidangan laut segar yang lezat.


2. Taman Nasional Way KambasRumah Gajah Sumatera

Taman Nasional Way Kambas adalah tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta alam dan satwa liar. Taman ini merupakan habitat asli gajah Sumatera yang terancam punah. Di sini, pengunjung dapat melihat gajah Sumatera secara langsung dan bahkan berinteraksi dengan mereka. Selain itu, taman ini juga memiliki berbagai jenis satwa liar lainnya seperti harimau, badak, dan berbagai jenis burung.


3. Puncak MasSurga Tersembunyi di Tengah Kota

Puncak Mas adalah tempat yang cocok untuk menikmati pemandangan kota Bandar Lampung dari ketinggian. Dari sini, pengunjung dapat melihat pemandangan kota yang indah dengan latar belakang Gunung Rajabasa. Selain itu, di sini juga terdapat beberapa tempat wisata seperti taman bermain dan restoran yang menyajikan hidangan lezat.





4. Museum LampungMenjelajahi Sejarah dan Budaya Lampung

Museum Lampung adalah tempat yang cocok untuk menjelajahi sejarah dan budaya Lampung. Di sini, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi artefak dan benda-benda bersejarah yang berasal dari Lampung. Selain itu, museum ini juga memiliki ruang pameran seni dan budaya Lampung yang menarik.


5. Pulau PahawangSurga Tersembunyi di Laut Lampung

Pulau Pahawang adalah salah satu pulau terindah di Lampung yang masih tersembunyi dari keramaian. Dengan pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih, pulau ini cocok untuk berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati pemandangan. Selain itu, di sekitar pulau terdapat beberapa warung makan yang menyajikan hidangan laut segar yang lezat.


6. Tugu AdipuraSimbol Kebersihan Kota Bandar Lampung

Tugu Adipura adalah simbol kebersihan kota Bandar Lampung. Tugu ini terletak di pusat kota dan menjadi ikon kota yang terkenal. Selain itu, di sekitar tugu terdapat beberapa tempat wisata seperti taman bermain dan restoran yang menyajikan hidangan lezat.


FAQs:

Q: Apa yang membuat Bandar Lampung menarik untuk dikunjungi?

A: Bandar Lampung memiliki banyak tempat wisata yang menarik seperti Pantai Mutun, Taman Nasional Way Kambas, Puncak Mas, Museum Lampung, Pulau Pahawang, dan Tugu Adipura.

Q: Apa yang bisa dilakukan di Pantai Mutun?

A: Di Pantai Mutun, pengunjung dapat berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati pemandangan. Selain itu, di sekitar pantai terdapat beberapa warung makan yang menyajikan hidangan laut segar yang lezat.

Q: Apa yang bisa dilihat di Taman Nasional Way Kambas?

A: Di Taman Nasional Way Kambas, pengunjung dapat melihat gajah Sumatera secara langsung dan bahkan berinteraksi dengan mereka. Selain itu, taman ini juga memiliki berbagai jenis satwa liar lainnya seperti harimau, badak, dan berbagai jenis burung.


Kesimpulan

Jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk mengunjungi Bandar Lampung dan menikmati keindahan alam serta budaya yang dimilikinya. Dalam artikel ini, kami telah membahas 6 fakta menarik Bandar Lampung yang wajib diketahui, mulai dari Pantai Mutun hingga Tugu Adipura. Jangan lupa untuk mengunjungi tempat-tempat ini saat berkunjung ke Bandar Lampung!

Kamis, 29 Juni 2023

FAKTA TENTANG NEGARA PARIS


Paris adalah ibu kota Prancis.



Terletak di sungai Seine, di utara Prancis, di jantung region Île-de-France (juga dikenal sebagai "Region Paris"; bahasa Prancis: Région parisienne).

Kota Paris pada batas administratifnya (tak berubah sejak 1860) memiliki penduduk 2.167.994 jiwa (Januari 2006).

Unité urbaine Paris (atau wilayah urban) memanjang ke luar batas kota administratif dan memiliki perkiraan penduduk 9.93 juta (tahun 2005).

Aire urbaine Paris (atau wilayah metropolitan) memiliki penduduk hampir 12 juta jiwa, dan merupakan salah satu wilayah metropolitan terpadat di Eropa.



Permukiman penting bagi lebih dari dua milenium, Paris hari ini menjadi salah satu pusat bisnis dan budaya terdepan di dunia, dan campuran politik, pendidikan, hiburan, media, fashion, sains dan seni semuanya membantu statusnya sebagai salah satu kota global terbesar di dunia.

Region Paris (Île-de-France) adalah ekonomi kota terbesar di Eropa, dan kelima terbesar dalam daftar kota menurut PDB dunia.

Dengan €500.8 miliar (US$628.9 miliar), kota ini menghasilkan seperempat produk domestik bruto (PDB) Prancis tahun 2006.

Region Paris memiliki 36 dari perusahaan Fortune Global 500 di beberapa distrik bisnis, terutama La Défense, distrik bisnis terbesar di Eropa.

Paris juga memiliki banyak organisasi internasional seperti UNESCOOECD, ICC dan Paris Club.

Paris adalah kota tujuan turis paling populer di dunia, dengan 30 juta pengunjung asing per tahun.

Terdapat sejumlah markah tanah terkenal di antara berbagai atraksinya, bersama dengan institusi terkenal dan taman terpopuler di dunia.



Tanda-tanda arkeologi awal permukiman permanen di Paris berawal pada tahun 4200 SM.

Parisii, sub-suku Senones Kelt, yang dikenal sebagai kaum pedagang[butuh rujukan], menghuni daerah dekat sungai Seine sejak 250 SM.

Romawi menguasai rawa Paris tahun 52 SM, dengan permukiman permanen di akhir abad yang sama di Tepi Kiri Bukit Sainte Geneviève dan pulau Île de la Cité.

Kota Galia-Romawi ini aslinya bernama Lutetia, tetapi di-Galisiakan menjadi Lutèce.

Meluas hebat menjelang abad-abad berikutnya, menjadi kota yang makmur dengan sebuah forum, istana, kolam, kuil, teater dan ampiteater.

Kejatuhan kekaisaran Romawi dan serangan Jermanik abad ke-13 membawa kota ini ke dalam era kegelapan.

Tahun 400 M Lutèce, yang kemudian ditinggalkan oleh penghuninya, hanya berupa kota garnisun kecil di dalam pulau tengah berbenteng tak beraturan.

Kota ini menerima nama "Paris" di akhir pendudukan Romawi.

Paris terletak di belokan Sungai Seine menuju utara dan terdiri dari dua pulau, Île Saint-Louis dan Île de la Cité, yang membentuk bagian tertua kota. Keseluruhan, kota ini datar, dan titik terendahnya 35 meter (114 kaki) di atas permukaan laut.


Paris memiliki beberapa bukit, yang tertingi adalah Montmartre pada 130 m (426 kaki).

Paris, tak termasuk taman luar Bois de Boulogne dan Bois de Vincennes, mencakup wilayah berbentuk oval seluas 86,928 kilometer persegi (33,56 mil persegi).

Aneksasi besar kota terhadap teritori luar tahun 1860 tidak hanya memberikan bentuk modern-nya, tetapi membentuk dua belas arondisemen searah jarum jam (borough kotamadya).


Dari wilayah 1860 seluas 78 km² (30.1 sq mi), batas kota meluas menjadi 86.9 km² (34 sq mi) tahun 1920-an. Tahun 1929 taman hutan Bois de Boulogne dan Bois de Vincennes secara resmi dimasukkan dalam kota, memperluas wilayahnya menjadi 105.397 km² (40.69 sq mi).

Ukuran demografi asli Paris, atau unité urbaine, meluas ke luar batas kota, membentuk oval dengan pertumbuhan urban di sepanjang sungai Seine dan Marne dari tenggara dan timur kota, dan sepanjang sungai Seine dan Oise ke barat laut dan utara kota.


Di luar pinggiran utama, kepadatan penduduk menurun tajam; campuran hutan dan pertanian bergabung dengan jaringan éparpillement atau kota sekitar, garis komuter couronne périurbaine ini, bila digabung dengan aglomerasi Paris, melengkapi aire urbaine Paris (atau wilayah urban Paris, sejenis wilayah metropolitan) yang menduduki oval seluas 14,518 km² (5,605.5 sq mi), atau sekitar 138 kali luas Paris itu sendiri.




Tiga dari banyak markah tanah Paris yang terkenal adalah katedral abad ke-20 Notre Dame de Paris di Île de la Cité, Menara Eiffel abad ke-19, dan Arc de Triomphe era Napoleon.

Menara Eiffel adalah bangunan "sementara" rancangan Gustave Eiffel untuk Pameran Universal 1889 tetapi menara ini tidak pernah dibongkar dan sekarang menjadi simbol keindahan Paris.


Terlihat dari berbagai sudut kota juga pencakar langit Tour Montparnasse dan Basilique du Sacré-Cœur di bukit Montmartre.

Garis bersejarah adalah jalur monumen, bangunan dan jalan yang membentang dalam garis lurus dari pusat kota ke barat: jalur monumen ini dimulai dengan Louvre dan berlanjut melalui Kebun Tuileries, Champs-Élysées dan Arc de Triomphe terletak di lingkaran Place de l'Étoile.

Sejak 1960-an jalur ini diperpanjang jauh ke barat hingga mencapai distrik bisnis La Défense yang didominasi Grande Arche berbentuk persegi miliknya; distrik ini memiliki banyak pencakar langit tertinggi di wilayah urban Paris.



Museum Invalides adalah pemakaman bagi banyak prajurit Prancis, termasuk Napoleon, dan gereja Panthéon adalah tempat di mana banyak pelukis pria dan wanita Prancis dimakamkan.

Bekas penjara Conciergerie menahan sejumlah anggota Ancien Régime sebelum kematian mereka selama Revolusi Prancis.

Simbol lain Revolusi adalah dua Patung Liberty yang terletak di Île des Cygnes di Seine dan di Kebun Luksemburg.

Versi besar patung dikirim sebagai hadiah dari Prancis kepada Amerika tahun 1886 dan sekarang berdiri di pelabuhan New York City.

Palais Garnier dibangun pada masa Kekaisaran Kedua, sementara bekas istana Louvre sekarang menjadi salah satu museum terkenal di dunia.



Sorbonne adalah bagian terkenal dari Universitas Paris dan didasarkan di tengah Latin Quarter.

Jauh dari Notre Dame de Paris, terdapat beberapa bangunan terkenal alinnya termasuk kapel istana Sainte-Chapelle abad ke-13 dan Église de la Madeleine.

Dua dari kebun tertua dan terkenal di Paris adalah Kebun Tuileries, dibuat sejak abad ke-16 untuk istana di tepi Seine dekat Louvre, dan Tepi Kiri Kebun Luksemburg, kebun pribadi lainnya yang dimiliki oleh sebuah château yang dibangun oleh Marie de' Medici tahun 1612.

Jardin des Plantes, dibuat oleh dokter Louis XIII Guy de La Brosse untuk tanaman kesehatan, adalah kebun umum pertama Paris.

Beberapa kebun besar Paris lainnya adalah bentukan Kekaisaran Kedua: bekas taman pinggiran Monsouris, Parc des Buttes Chaumont dan Parc Monceau (sebelumnya dikenal sebagai "folie de Chartres"), adalah buatan insinyur Napoleon III Jean-Charles Alphand dan lanskap dan dinikmati oleh semua usia.



Proyek lain yang ditetapkan di bawah perintah Baron Haussmann adalah pembangunan kembali taman hutan Bois de Boulogne di barat Paris; Bois de Vincennes, di ujung timur seberang kota, menerima perlakuan yang sama pada tahun-tahun berikutnya.

Tambahan baru terhadap lanskap taman Paris adalah Parc de la Villette, dibangun oleh arsitek Bernard Tschumi di tanah bekas rumah jagal Paris, Parc André Citroën dan kebunnya dibuat di lingkaran sepanjang bekas jalur rel sirkuler "Petite Ceinture": Promenade Plantée.

Café dengan cepat menjadi bagian integral dari budaya Prancis dari pemunculan pertamanya, berawal dari pembukaan Café Procope di tepi kiri tahun 1689 dan café Régence di Palais Royal setahun kemudian.

Café di kebun beberapa distrik menjadi populer pada abad ke-18, dan dapat dianggap sebagai "café teras" pertama di Paris; ini tidak akan terkenal hingga trotoar dan jalan bulevar mulai muncul pada pertengahan abad ke-19.

Café adalah perhentian penting dalam perjalanan menuju atau dari kantor bagi banyak warga Paris, dan khususnya saat makan siang. Selain itu, terdapat pula Café de Flore yang terkenal.

Reputasi kuliner Paris memiliki asal usul dari tempat lahir penduduknya.

Dengan awal jalur rel abad ke-19 dan revolusi industri menghasilkan banjir migrasi yang membawanya dengan perbedaan gastronomi berbagai region Prancis, dan dipertahankan melalui restoran 'makanan lokal' yang ditujukan pada orang-orang dari semua tempat.

"Chez Jenny" merupakan contoh restoran yang berpengalaman dalam masakan region Alsace, dan "Aux Lyonnais" adalah contoh lain dengan makanan tradisional dari region asal kota tersebut.



Tentunya migrasi dari tempat yang lebih jauh berarti perbedaan kuliner yang lebih hebat, dan hari ini, sebagai tambahan terhadap jumlah besar permukiman Afrika Utara dan Asia, di Paris seseorang dapat menemukan restoran kualitas tinggi dari seluruh dunia.

Hotel adalah hasil lain dari perjalanan jauh dan pariwisata, khususnya Expositions Universelles abad ke-19 (Pameran Dunia).

Salah satu yang termewah, Hôtel Ritz berdiri di Place Vendôme sejak 1898, dan Hôtel de Crillon dibuka di sisi utara Place de la Concorde sejak 1909.

Paris telah menjadi kota tujuan pedagang, pelajar dan peziarah, tetapi 'industri pariwisata'-nya dimulai hanya dalam skala besar dengan munculnya perjalanan rel, berasal dari organisasi negara jaringan rel Prancis tahun 1848.

Di antara atraksi massal pertamanya yang menarik pihak internasional, adalah Expositions Universelles 1855 yang mengeluarkan bangunan-bangunan baru Paris, terutama Menara Eiffel tahun 1889.

Sebagai tambahan pada pembaruan ibu kota Kekaisaran Kedua ini, telah menjadikan kota ini sebuah atraksi pada hari ini.




Museum dan monumen Paris adalah atraksi kelas tinggi; pariwisata telah memotivasi kedua kota dan pemerintah nasional untuk membuat yang baru.

Museum kebanggaan kota, Louvre, dikunjungi 8 juta orang per tahun, menjadi museum seni yang paling sering dikunjungi di dunia.



Katedral kota adalah atraksi utama lainnya: Notre Dame de Paris dan Basilique du Sacré-Coeur menerima 12 juta dan delapan juta pengunjung.

Menara Eiffel, sejauh ini monumen terkenal di Paris, menarik sekitar enam juta pengunjung per tahun dan lebih dari 200 juta sejak pembangunannya.

Disneyland Resort Paris adalah atraksi turis utama tidak hanya bagi pengunjung yang ke Paris, tetapi juga Eropa, dengan 14.5 juta pengunjung tahun 2007.

Louvre merupakan salah satu museum terbesar dan terkenal, memiliki berbagai karya seni, termasuk Mona Lisa (La Joconde) dan patung Venus de Milo.



Karya Pablo Picasso dan Auguste Rodin ditemukan di Musée Picasso dan Musée Rodin, sementara komunitas seni Montparnasse memiliki Musée du Montparnasse.

Berbeda dengan eksterior pipanya, Centre Georges Pompidou, juga dikenal sebagai Beaubourg, merumahkan Musée National d'Art Moderne.

Seni dan artefak dari Abad Pertengahan dan era Impresionis disimpan di Musée Cluny dan Musée d'Orsay, bekas bangunan dengan hiasan The Lady and the Unicorn.

Museum terbaru Paris (dan terbesar ketiga), Musée du quai Branly, dibuka bulan Juni 2006 dan memiliki karya seni dari Afrika, Asia, Oseania, dan Amerika.

Banyak pendirian lokal populer Paris telah menarik turis, daripada patron lokal. Le Lido, ruang dansa-kabaret Moulin Rouge, contohnya, adalah teater restoran berpanggung, sebuah tampilan dansa tetapi dengan suasana kabaret.

Semua bekas elemen sosial atau budaya bangunan, seperti ballroom dan kebun, hilang hari ini.

Banyak hotel, restoran dan perdagangan hiburan malam Paris telah tergantung pada pariwisata, dengan hasil yang tidak selalu positif terhadap budaya Paris.

Rabu, 28 Juni 2023

Fakta Menarik tentang Kota Jayapura



Jayapura, ibu kota Provinsi Papua, merupakan sebuah kota yang memikat dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Terletak di ujung timur Indonesia, Jayapura menawarkan pesona alam, budaya, dan sejarah yang kaya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi fakta menarik tentang Kota Jayapura.


Lokasi Strategis:

Jayapura terletak di Teluk Yos Sudarso, yang menghadap ke Laut Arafura. Dikelilingi oleh pegunungan yang hijau dan laut yang indah, lokasi strategisnya membuatnya menjadi gerbang utama ke Pulau Papua.


Keberagaman Budaya:

Kota Jayapura merupakan tempat tinggal bagi beragam suku dan budaya di Papua. Suku-suku seperti Dani, Sentani, dan Biak mendiami wilayah ini. Wisatawan dapat merasakan keberagaman ini melalui seni, tarian, dan musik tradisional yang unik.



Taman Nasional Lorentz:

Jayapura merupakan gerbang ke Taman Nasional Lorentz, yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman nasional ini meliputi pegunungan, hutan tropis, dan gletser di Papua. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam yang spektakuler dan keanekaragaman hayati yang luar biasa di sini.


Danau Sentani:

Berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jayapura, Danau Sentani adalah salah satu danau terbesar di Papua. Danau ini dikenal karena keindahan alamnya yang menakjubkan dan sebagai rumah bagi suku Sentani. Pengunjung dapat menikmati pemandangan danau yang menakjubkan serta kehidupan sehari-hari masyarakat sekitar.


Kuliner Khas:

Jayapura menawarkan kuliner khas Papua yang lezat. Makanan khas seperti papeda (makanan berbasis sagu), ikan bakar, dan sago gruel harus dicoba. Rasakan sensasi cita rasa unik dan keanekaragaman bahan makanan yang digunakan dalam hidangan Papua.




Pasar Hamadi:

Pasar Hamadi merupakan pasar tradisional yang ramai di Jayapura. Wisatawan dapat menemukan berbagai barang, mulai dari makanan lokal hingga kerajinan tangan khas Papua. Pasar ini menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dan juga kesempatan untuk berinteraksi dengan penduduk setempat.


Monumen Trikora:

Monumen Trikora adalah simbol sejarah penting di Jayapura. Monumen ini dibangun untuk memperingati perjuangan Indonesia merebut Irian Barat dari Belanda pada tahun 1961. Lokasinya yang indah dan maknanya yang kuat menjadikannya salah satu tempat wisata populer di Jayapura.


Pantai Base-G:

Jayapura juga memiliki pantai yang menarik, salah satunya adalah Pantai Base-G. Pantai ini menawarkan pasir putih yang lembut dan air laut yang jernih. Pengunjung dapat menikmati kegiatan seperti berenang, snorkeling, atau sekadar bersantai menikmati pemandangan yang menakjubkan.


Dengan keindahan alamnya yang menawan, keberagaman budayanya, dan warisan sejarahnya, Jayapura menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap wisatawan. Jelajahi keindahan dan pesona Kota Jayapura, dan rasakan pesona alam yang memikat di ujung timur Indonesia ini.



editor : hokijoin.today



Selasa, 27 Juni 2023

5 Fakta Kota Batam

   

Kota Bebas Bea Masuk yang Penuh Potensi: 5 Fakta Kota Batam yang Perlu Kamu Tahu



Kota Batam adalah kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kota ini memiliki wilayah seluas 1.595 km² dan memiliki penduduk sekitar 1,2 juta orang.

Kota ini merupakan pusat perdagangan dan industri internasional di Indonesia dan merupakan kota terpadat ketiga di wilayah kepulauan Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.

Kota ini juga dikenal sebagai kota yang ramah investasi dan memiliki berbagai keunggulan untuk menarik investor. Namun, di balik kesibukan kota yang menjulang, terdapat beberapa fakta menarik yang harus kamu ketahui!


1. Sejarah Kota Batam 

Kota Batam memiliki sejarah yang panjang, mulai dari masa kolonial Belanda hingga era modern sekarang. Pada masa kolonial Belanda, Batam adalah sebuah pulau yang digunakan sebagai tempat pemukiman dan sebagai pangkalan angkatan laut. Setelah kemerdekaan Indonesia, Batam menjadi wilayah administratif Kabupaten Karimun.

Pada tahun 1971, Pemerintah Indonesia mengeluarkan sebuah kebijakan untuk menjadikan Batam sebagai daerah industri dan perdagangan bebas dengan tujuan untuk mengembangkan perekonomian Indonesia. Sejak saat itu, Batam berkembang pesat dan menjadi pusat industri dan perdagangan internasional yang penting di Indonesia.


2. Pulau Bersejarah 

Kota Batam terdiri dari banyak pulau-pulau kecil yang tersebar di sekitar kota. Salah satu pulau yang paling terkenal adalah Pulau Nongsa, yang memiliki sejarah panjang.

Pada masa penjajahan Belanda, Pulau Nongsa digunakan sebagai tempat pelatihan militer dan pusat pengawasan pelayaran. Pada masa Jepang, pulau ini menjadi tempat penampungan tahanan perang. Saat ini, Pulau Nongsa telah dijadikan sebuah kawasan wisata yang menawarkan pemandangan alam yang indah dan fasilitas wisata yang lengkap.


3. Kota Bebas Bea Masuk 

Kota Batam adalah salah satu kota bebas bea masuk terbesar di Indonesia. Sebagai kota yang terletak di dekat Singapura, Batam memiliki peran penting dalam perdagangan internasional. Sebagai kota bebas bea masuk, Batam memberikan insentif dan kemudahan bagi para investor untuk melakukan bisnis di kota ini.

Hal ini membuat Batam menjadi tujuanuntuk investasi bagi banyak perusahaan asing. Selain itu, kebijakan bebas bea masuk juga membuat harga barang di Batam lebih murah dibandingkan di kota-kota lain di Indonesia.





4. Wisata Kuliner 

Kota Batam memiliki banyak wisata kuliner yang menarik untuk dicoba. Salah satu makanan khas Batam yang terkenal adalah seafood, karena Batam memiliki wilayah pantai yang luas. Ada banyak restoran dan warung makan yang menawarkan hidangan seafood yang lezat dan segar.

Selain itu, Batam juga memiliki berbagai jenis makanan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti sate Padang, mie Aceh, dan nasi goreng. Kamu bisa mencoba berbagai jenis makanan khas Indonesia di kota ini.


5. Wisata Alam

Kota Batam memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Pulau-pulau kecil di sekitar Batam menawarkan pemandangan pantai yang indah dan air laut yang jernih.

Kamu juga bisa mengunjungi Taman Wisata Alam Batam atau Pantai Golden Sand untuk menikmati pemandangan alam yang indah. Selain itu, Batam juga memiliki beberapa taman kota yang menawarkan suasana yang tenang dan segar di tengah keramaian kota.


FAQs

Q: Apa yang membuat Kota Batam menjadi tujuan investasi bagi banyak perusahaan asing?

A: Kota Batam adalah kota bebas bea masuk yang memberikan insentif dan kemudahan bagi para investor untuk melakukan bisnis di kota ini. Hal ini membuat Batam menjadi tujuan investasi yang menarik bagi banyak perusahaan asing.


Senin, 26 Juni 2023

Fakta Tentang Pantai Pandawa Bali


Tentang Pantai Pandawa

Pantai Pandawa secara alami sudah dikenal oleh semua orang, terutama mereka yang suka berwisata menikmati tempat wisata di Indonesia.



Pantai Pandawa merupakan salah satu pantai yang menarik di Bali.

Dengan pemandangan alam yang indah, Anda juga bisa bersantai dengan suasana alam. Pantai ini juga cocok untuk fotografer karena terlihat sangat selaras dengan alam.




 


Selain itu, Pantai Pandawa juga memiliki banyak hal menarik yang bisa anda lakukan dan perlu anda ketahui.

Lokasi Pantai Pandawa



Pantai Pandawa terletak di kawasan Kuta Selatan Kabupaten BadungBali.

Pantai ini terletak di balik perbukitan yang sering disebut oleh masyarakat Kuta setempat

Ini karena tempatnya agak tersembunyi dan Anda harus berjalan sedikit lagi untuk mencapai pantai tersembunyi.



Pantai ini sangat cocok bagi wisatawan yang datang ke Bali bersama keluargakerabat atau teman.

Anda bisa menentukan pilihan selain Pantai Kuta.

Wisatawan yang datang menikmati matahari yang mengarah langsung ke pantai ini, cocok untuk berjemur.

Itulah mengapa banyak wisatawan dari berbagai kota maupun mancanegara datang ke pantai ini.

Wisatawan dapat menggunakan rute yang berbeda untuk mencapai pantai ini.



Wisatawan yang datang dari Bandara Ngurah Rai dapat menggunakan rute  Jl. Jembatan Ngurah Rai - Jl. Kampus Raya Udayana, Kemudian melewati Jl. Godong - Jl. Dharma Wangsa tiba di Jl. Pantai Pandawa cukup menguji adrenalin karena jalanan disana memiliki tanjakan dan kelokan yang cukup terjal.

Wisatawan juga bisa mampir ke Garuda Wisnu Kencana atau GWK yang berjarak sekitar 18,8 km.

Wisatawan hanya lewat di Jl. Raya Uluwatu menuju GWK menuju Jl.Pura Batu Pageh hingga sampai di Jl. Pantai Pandawa Rute ini cukup menguji adrenalin, namun tidak semenarik rute sebelumnya.

Desa Kutuhi dapat ditempuh dengan mobil dalam waktu sekitar 1 jam dan jarak tempuh 18 kilometer. Karena jalan menuju desa Kutuh merupakan kawasan yang  cukup berliku dan padat.

Jika Anda ragu dengan perjalanan Anda, Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil di Bali yang akan mengantarkan Anda langsung ke Pantai Pandawa untuk mengurangi resiko tersesat dan terjebak kemacetan.

Anda juga bisa datang ke pantai ini dengan kendaraan pribadi, karena  pantai ini juga memiliki tempat parkir yang cukup luas dan jalan menuju pantai ini cukup datar.

Untuk menuju pantai, wisatawan harus melewati jalan yang dibatasi oleh dua  tebing yang agak terjal.

Terdapat patung Pandawa Lima di tebing terjal tersebut, itulah sebabnya pantai ini dinamakan Pantai Pandawa. 


Harga masuk

Pengunjung harus membayar tiket masuk untuk masuk ke Pantai Pandawa yang cukup murah yaitu Rp 8000 / orang.

Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi juga  dikenakan biaya parkir, sepeda motor Rp 2000 / sepeda motor dan  mobil  Rp 5000 / mobil.

Ini juga cukup efisien, karena tempat parkirnya tidak jauh dari pantai yang memiliki area yang cukup luas.

Layanan di Pantai Pandawa

Selain karena lokasinya yang  menarik dan sangat asri, Pantai Pandawa juga telah menyiapkan beberapa layanan untuk memanjakan para pengunjung yang datang ke pantai ini.

Berikut adalah beberapa layanan yang akan memanjakan Anda ketika Anda datang mengunjungi pantai ini. 


Pijat tradisional - Pandawa SPA

Saat Anda berkunjung ke Pantai Pandawa, Anda tentu akan merasakan ketenangan karena suasananya yang asri.

Selain itu, Anda juga akan dimanjakan dengan layanan pijat tradisional agar liburan Anda semakin menyenangkan.

Nama tempatnya adalah Pandawa SPA.

Tempat ini terletak di tepi pantai, sehingga pengunjung  merasakan suasana pantai yang tenang dan  sejuk  sekaligus. Tentu saja, Pandawa SPA mengenakan biaya untuk tamu yang ingin menggunakan layanan pijat tersebut. Harga bervariasi sesuai dengan jenis pijat. Harga pijatnya sendiri bervariasi mulai dari  Rp. 50.000 selama 30 menit menjadi Rp. 130.000 untuk 90 menit, ini pun disesuaikan dengan massa yang berkumpul.


Tempat makan & Restaurant

Bagi pengunjung yang lelah bermain air di pantai atau lupa membawa makanan, Pantai Pandawa juga menawarkan tempat makan yang cukup terjangkau. Menu yang ditawarkan mulai dari nasi goreng, mi goreng hingga seafood bakar dan berbagai menu western. 


Tempat Bilas dan Kamar Mandi

Selain itu, pantai ini juga memiliki tempat cuci tangan dan toilet untuk memudahkan pengunjung  membersihkan setelah bermain pasir atau pantai.


Layanan informasi dan layanan darurat

Selain menawarkan tempat pijat, Pandawa Beach juga menawarkan layanan informasi yang membantu pengunjung lebih mudah menemukan barang  hilang, menemukan petunjuk arah jika tersesat, dan menemukan tempat yang cocok untuk hunting foto di Pantai Pandawa.  Pantai ini juga menawarkan layanan ambulans yang selalu tersedia ketika terjadi hal-hal yang tidak menyenangkan bagi pengunjung atau staf pantai Pandawa.


Kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan

Selain  fasilitasnya yang cukup memanjakan para pengunjung.  Pantai ini juga sarat dengan berbagai wisata bagi wisatawan yang ingin bermain dan bersenang-senang bersama keluarga, kerabat, dan sahabat.





1. Bermain dengan kano

Kano adalah  perahu kecil yang dapat digunakan untuk bermain di laut dan menikmati pemandangan  bawah laut. Pihak pengelola pantai juga menyediakan pelampung pengaman untuk mencegah wisatawan  tenggelam.

Kano juga harus membayar Rp. 25.000 per orang untuk sampan yang dapat menampung 1 orang dan Rp. 50.000 untuk dua orang dengan kano berkapasitas 2 orang dan durasi 1 jam. Selain itu, dikenakan biaya  20.000 per jam untuk jaket pelampung untuk satu orang.


2. Bersantai di pantai

Beberapa tamu senang menikmati suasana pantai di bawah terik matahari sambil berjemur. Tentunya pantai ini memiliki payung bagi pengunjung pantai  yang ingin berjemur. Namun biaya sewanya adalah Rp. 50.000 / payung dan sunbed selama 3 jam. 


3. Berselancar

Pantai Pandawa adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin berselancar di atas ombak. Pantai ini memiliki ombak yang cocok untuk surfing atau selancar angin. Ombak yang tinggi dan konsisten  menjadi populer di kalangan peselancar, terutama wisatawan mancanegara. 


4. Paralayang

Untuk menguji adrenalin, Anda bisa mencoba olahraga paralayang dan menikmati pemandangan Pantai Pandawa dari atas.

Karena  pantai ini dikelilingi tebing dan didukung oleh angin yang sejuk, sangat cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pantai dari atas.

Inilah hal-hal menarik dari Pantai Pandawa yang perlu Anda ketahui. Jangan lupa membawa kamera untuk menikmati berbagai momen di pantai pandawa.


Selamat Berlibur.

Minggu, 25 Juni 2023

Tentang Kota Sukabumi

Kota Sukabumi adalah sebuah kota yang berada di provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Kota ini merupakan enklave dari Kabupaten Sukabumi.


Luas wilayah Kota Sukabumi berada di urutan ketiga terkecil di Jawa Barat setelah Kota Cirebon dan Kota Cimahi, yakni 48,33 km².

Jumlah penduduk Kota Sukabumi pada tahun 2021 tercatat sebanyak 353.455 jiwa.

Di era Hindia Belanda, Kota ini dijuluki "Mutiara dari Priangan Barat", meskipun luasnya tidak sebesar Kota Tasikmalaya yang juga mendapat julukan "Mutiara Priangan Timur.

Kota Sukabumi merupakan suatu wilayah di Jawa Barat yang mengalami perkembangan pesat dibandingkan daerah lainnya.

Pada awalnya, Sukabumi adalah permukiman penduduk bagian dari wilayah pemerintahan District Goenoeng Parang, Onderafdeeling Tjiheulang yang merupakan bagian dari Afdeeling Tjiandjoer, Residentie Preanger (Regeerings Almanaks tahun 1872).




Dalam catatan arsip Hindia Belanda, nama Sukabumi atau Soekaboemi pertama kali digunakan oleh Andries de Wilde, seorang ahli bedah dan administratur perkebunan kopi dan teh yang berkebangsaan Belanda.

Sukabumi yang berawal dari sebuah distrik berkembang menjadi gemeente (kota praja).

Perkembangan ini mungkin terjadi dikarenakan letak wilayah Sukabumi yang strategis terutama setelah dibangun jalan raya pos oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels.

Keberadaan perkebunan teh yang berada di Sukabumi menjadi faktor penarik penduduk sekitar untuk datang ke Sukabumi.

Mereka datang mengadu nasib untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Akhirnya, Sukabumi tumbuh menjadi pusat perekonomian.

Penduduk yang berada di Sukabumi dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya di pasar lokal.



Barang-barang tersebut dihasilkan oleh penduduk di pedalaman dan akan diperjualbelikan di pasar. Wilayah Sukabumi akhirnya tumbuh dengan sistem hukum dan berkembang ke arah kosmopolitan seperti yang dikemukakan Weber.

Kondisi ini menjadikan pertimbangan Pemerintahan Hindia Belanda untuk membangun lintasan jalan kereta api yang menghubungkan Batavia dengan Sukabumi.

Jalur kereta api tersebut memberikan banyak keuntungan bagi perkebunan teh yang memerlukan transportasi yang murah dan cepat untuk menjual hasil perkebunan ke pabrik ataupun kota.

Dengan lintasan jalan kereta api ini kehidupan sosial ekonomi masyarakat semakin berkembang.

Pemerintah Hindia Belanda juga membangun sejumlah irigasi untuk pertanian di wilayah Sukabumi.

Tidak kurang dari 17 tangki air melintas di atas jalan raya yang menghubungkan Bogor dengan Cianjur melalui Sukabumi.

Bangsa Eropa berlomba-lomba datang ke Sukabumi untuk berinventasi.

Hal itu disebabkan banyaknya hal menarik yang dapat dikembangkan.

Kehadiran dan komposisi penduduk Eropa membawa dampak besar dalam perubahan Sukabumi menjadi sebuah gemeente.

Kebijakan desentralisasi dan perubahan pemerintahan negeri (bestuurshervorming) memberi ruang bagi mereka untuk menjadikan Sukabumi sebagai daerah otonom.

Nama "Soekaboemi" pertama kali digunakan pada tanggal 13 Januari 1815 dalam catatan arsip Hindia Belanda oleh Andries de Wilde, seorang ahli bedah dan administrator perkebunan kopi dan teh berkebangsaan Belanda (Preanger Planter) yang membuka lahan perkebunan di Kepatihan Tjikole.

Dalam laporan surveinya, de Wilde mencantumkan nama Soeka Boemi sebagai tempat ia menginap di Kepatihan Tjikole..




De Wilde lalu mengirim surat kepada temannya Nicolaus Engelhard yang menjabat sebagai administrator Hindia Belanda, di mana ia meminta Engelhard untuk mengajukan penggantian nama Kepatihan Tjikole menjadi Kepatihan Soekaboemi kepada Stamford Raffles, Gubernur Hindia Belanda saat itu.

Terdapat dua pendapat mengenai asal nama Sukabumi yang digunakan oleh de Wilde.

Pendapat pertama mengatakan bahwa nama Sukabumi berasal dari kata Bahasa Sunda, yaitu Suka dan Bumen (Menetap) yang bermakna suatu kawasan yang disukai untuk menetap karena iklim Sukabumi yang sejuk.

Pendapat kedua mengatakan bahwa nama Sukabumi berasal dari kata Bahasa Sanskerta, yaitu Suka (kesenangan, kebahagiaan, kesukaan) dan Bhumi (Bumi, Tanah) sehingga nama Sukabumi memiliki arti "Bumi yang disenangi" atau "Bumi yang disukai".

De Wilde lalu menjual kembali tanahnya di Soekaboemi kepada pemerintah Hindia Belanda pada 1823.

Lokasi strategis Soekaboemi di antara Batavia dan Bandung dan hasil buminya yang banyak menyumbang pemasukan bagi pemerintah Hindia Belanda merupakan faktor dibangunnya jalur kereta api dari Boeitenzorg ke Soekaboemi yang terhubung pada 1882.

Jalur yang dibangun oleh perusahaan Staatspoorwagen ini menjadi pusat distribusi pengangkutan hasil bumi seperti teh, kopi, dan kina ke Pelabuhan Tanjung Priok di Batavia.

Soekaboemi merupakan tempat percetakan surat kabar Tionghoa pertama di Indonesia yaitu Li Po pada tahun 1901 yang berbahasa Melayu-Mandarin.




Status Soekaboemi sebagai kota sendiri dimulai pada 1 April 1914, di mana pemerintahan Hindia Belanda meresmikan Soekaboemi sebagai gemeente (kota praja) karena populasi bangsa Eropa yang cukup signifikan.

Tanggal 1 April dipilih untuk memperingati kemenangan kelompok Geuzen (leluhur bangsa Belanda) dalam merebut kota Brielle dari tangan Spanyol dalam Perang Delapan Puluh Tahun yang terjadi pada 1 April 1572.

Pemerintahan kota Soekaboemi sendiri baru terbentuk di pada 1 Mei 1926, dengan burgemeester (wali kota) pertamanya George François Rambonnet.

Selama masa terbentuknya kota praja sampai ke pendudukan Jepang, terjadi pembangunan Soekaboemi Treinstation (Stasiun Sukabumi), Moskee te Soekaboemi (Masjid Agung Sukabumi), Pinkstergemeente (Gereja Pantekosta), Rooms-katholieke kerk (Gereja Katolik Santo Yoseph), Bethelkerk (Gereja Bethel), Bataksche kerk (HKBP Pasundan), Waterkrachtwerk Oebroeg (PLTA Ubrug), Onderstation Lemboersitoe (Gardu Induk Lembursitu), dan Politieschool (Sekolah Pembentukan Perwira).

Menjelang akhir kekuasaan Hindia Belanda, Soekaboemi menjadi tempat tujuan pengasingan bagi beberapa tokoh nasional Indonesia seperti Mohammad Hatta, Sutan Syahrir dan Tjipto Mangoenkoesoemo.

Pernah juga diadakan pertemuan diplomatik antara Ichizo Kobayashi sebagai perwakilan dari Jepang dengan Hubertus van Mook pada Oktober 1940 yang membahas mengenai kerja sama dagang antara Jepang dan Hindia Belanda.

Sabtu, 24 Juni 2023

Fakta Tentang Kota Tasikmalaya


Tasikmalaya adalah salah satu kota yang berada di provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Kota ini berjuluk Sang Mutiara dari Priangan Timur.

Kota Tasikmalaya terletak di jalur utama selatan Pulau Jawa di wilayah provinsi Jawa Barat.

Pada tahun 2021, jumlah penduduk kota Tasikmalaya sebanyak 731.048 jiwa, dengan kepadatan 4.260 jiwa/km2.



Sejarah berdirinya Kota Tasikmalaya sebagai daerah otonomi tidak terlepas dari sejarah berdirinya Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah kabupaten induknya.

Sebelumnya, kota ini merupakan ibu kota dari Kabupaten Tasikmalaya, kemudian meningkat statusnya menjadi Kota Administratif tahun 1976, pada waktu A.

Bunyamin menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya, dan kemudian menjadi pemerintahan kota yang mandiri pada masa Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya dipimpin oleh bupatinya saat itu H. Suljana W.H.

Sang Mutiara dari Priangan Timur itulah julukan bagi kota Tasikmalaya.

Kota Tasikmalaya adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Barat.

Kota ini terletak pada 108° 08′ 38″ – 108° 24′ 02″ BT dan 7° 10′ – 7° 26′ 32″ LS di bagian Tenggara wilayah Provinsi Jawa Barat.

Kota ini dahulu adalah sebuah kabupaten, namun seiring dengan perkembangan, maka terbentuklah 2 buah bentuk pemerintahan yaitu Pemerintahan Kabupaten dan Pemerintahan Kota Tasikmalaya.

Tonggak sejarah lahirnya kota Tasikmalaya, mulai digulirkan ketika Kabupaten Tasikmalaya di pimpin oleh A.

Bunyamin, Bupati Tasikmalaya periode tahun 1976 – 1981.





Pada saat itu melalui peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1976 diresmikanlah Kota Administratif Tasikmalaya oleh Menteri Dalam Negeri yang pada waktu itu dijabat oleh H. Amir Machmud.

Wali Kota Administratif pertama adalah Drs. H. Oman Roosman, yang dilantik oleh Gubernur Jawa barat, H. Aang Kunaefi.

Pada awal pembentukannya, wilayah kota Administratif Tasikmalaya meliputi 3 Kecamatan yaitu Cipedes, Cihideung dan Tawang dengan jumlah desa sebanyak 13 desa.

Kemudian pada tahun 2001, dirintislah pembentukan Pemerintah Kota Tasikmalaya oleh Bupati Tasikmalaya, Kol. Inf. H. SuIjana Wirata Hadisubrata (1996 – 2001), dengan membentuk sebuah Tim Sukses Pembentukan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang diketuai oleh H. Yeng Ds. Partawinata SH. Melalui proses panjang akhirnya di bawah pimpinan Bupati Drs. Tatang Farhanul Hakim, pada tanggal 17 Oktober 2001 melalui Undang-undang Nomor 10 Tahun 2001, Pembentukan pemerintahan Kota Tasikmalaya sebagai pemerintahan daerah otonom ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI di Jakarta bersama-sama dengan kota Lhoksumawe, Langsa, Padangsidempuan, Prabumulih, Lubuk Linggau, Pager Alam, Tanjung Pinang, Cimahi, Batu, Sikawang dan Bau-bau. Selanjutnya pada tanggal 18 Oktober 2001 pelantikan Drs. H. Wahyu Suradiharja sebagai Pejabat Wali Kota Tasikmalaya oleh Gubernur Jawa Barat dilaksanakan di Gedung Sate Bandung.

Melalui Surat Keputusan No. 133 Tahun 2001, tanggal 13 Desember 2001 Komisi Pemilihan Umum membentuk Panitia Pengisian Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tasikmalaya (PPK-DPRD), selanjutnya pengangkatan anggota DPRD Kota Tasikmalaya disahkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat, No. 171/Kep.380/Dekon/2002, tanggal 26 April 2002, dan pada tanggal 30 April 2002 keanggotaan DPRD Kota Tasikmalaya pertama diresmikan. Kemudian pada tanggal 14 November 2002, Drs. H. Bubun Bunyamin dilantik sebagai Wali Kota Tasikmalaya, sebagai hasil dari tahapan proses pemilihan yang dilaksanakan oleh legislatif.




Sesuai Undang-Undang No. 10 Tahun 2001 bahwa wilayah Kota Tasikmalaya terdiri dari 8 Kecamatan dengan jumlah Kelurahan sebanyak 15 dan Desa sebanyak 54, tetapi dalam perjalanannya melalui Perda No. 30 Tahun 2003 tentang perubahan status Desa menjadi Kelurahan, desa-desa di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya berubah statusnya menjadi Kelurahan, oleh karena itu maka jumlah kelurahan menjadi sebanyak 69 kelurahan, sedangkan untuk kecamatan bertambah menjadi 10 kecamatan.

Kota Tasikmalaya diresmikan sebagai Kota Administratif Tasikmalaya melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1976, dengan Wali Kota Administratif Pertama yaitu Drs. H. Oman Roosman yang dilantik oleh Gubernur Jawa Barat H. Aang Kunaefi. Pada awal pembentukannya, wilayah Kota Administratif Tasikmalaya meliputi 3 Kecamatan yaitu Cipedes, Cihideung, dan Tawang dengan jumlah desa sebanyak 13 desa.

Pembentukan pemerintahan Kota Tasikmalaya sebagai pemerintahan daerah otonom ditetapkan berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2001, bersama-sama dengan Kota Lhokseumawe, Kota Langsa, Kota Padang Sidempuan, Kota Prabumulih, Kota Lubuk Linggau, Kota Pagar Alam, Kota Tanjung Pinang, Kota Cimahi, Kota Batu, Kota Singkawang, dan Kota Bau-Bau, selanjutnya pada tanggal 18 Oktober 2001, Drs. H. Wahyu Suradiharja dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Tasikmalaya oleh Gubernur Jawa Barat dilaksanakan di Gedung Sate Bandung.




Melalui Surat Keputusan No. 133 Tahun 2001, tanggal 13 Desember 2001 Komisi Pemilihan Umum membentuk Panitia Pengisian Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tasikmalaya (PPK-DPRD), selanjutnya pengangkatan anggota DPRD Kota Tasikmalaya disahkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat, No. 171/Kep.380/Dekon/2002, tanggal 26 April 2002, dan pada tanggal 30 April 2002 keanggotaan DPRD Kota Tasikmalaya pertama diresmikan. Kemudian pada tanggal 14 November 2002, Drs. H. Bubun Bunyamin dilantik sebagai Wali Kota Tasikmalaya, sebagai hasil dari tahapan proses pemilihan yang dilaksanakan oleh legislatif.

Sesuai Undang-Undang No. 10 Tahun 2001 bahwa wilayah Kota Tasikmalaya terdiri dari 8 kecamatan dengan jumlah kelurahan sebanyak 15 dan desa sebanyak 54, kemudian melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 30 Tahun 2003 tentang perubahan status desa menjadi kelurahan, desa-desa di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya berubah statusnya menjadi kelurahan, maka jumlah kelurahan menjadi sebanyak 69 kelurahan, selanjutnya kecamatan di Kota Tasikmalaya dimekarkan lagi sehingga menjadi sepuluh kecamatan.


Editor : hokijoin.today

Kamis, 22 Juni 2023

Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Kenali Lebih Dalam



Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan merupakan salah satu kota dengan akses paling dekat dari Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Kota ini memiliki sejarah panjang, beragam keunikan, serta beberapa fakta yang menarik untuk disimak.



Asal-usul Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

Awalnya, Banjarmasin merupakan sebutan dari wilayah Kuin. Wilayah tersebut dipimpin oleh Patih Masih dari desa Oloh Masih. Desa inilah yang pada akhirnya berkembang menjadi kampung Banjarmasin.

Patih Masih bersama beberapa patih lain mendapuk Pangeran Samudera sebagai raja di wilayah ini. Sejak saat itu, kerajaan Banjar berdiri dan kemudian berhasil menaklukkan Muaran Baan lalu menjadikan sungai sebagai jalur perdagangan.

Singkat cerita, Kerajaan Banjar diserang Kerajaan Demak kemudian bersekutu dan menerima ajaran Islam. Nah, peristiwa ketika Pangeran Samudera memeluk Islam pada tanggal 24 September 1526/6 Dzulhijjah 932 H diperingati sebagai Hari Jadi Kota Banjarmasin.


Kota Seribu Sungai

Banyaknya sungi yang ada di Banjarmasin membuatnya dikenal dengan julukan Kota Seribu Sungai. Menurut BPS, sekurang-kurangnya terdapat 102 sungai yang melintasi wilayah Banjarmasin termasuk sungai Barito, Sungai Martapura, dan Sungai Alalak. Sejak jaman kerajaan hingga sekarang, sungai telah menjadi urat nadi dari kota ini.





Pasar Terapung

Pasar Terapung Salah merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Pasar-pasar tradisional berada di sungai Barito, muara Sungai Kuin, dan lainnya. Baik pembeli maupun pedagang menggunakan jukung atau kapal sebagai alat transportasi dan interaksi. Penjual memuat barang dagangannya seperti sayur, buahan, dan berbagai kebutuhan lain dalam jukungnya.


Kampus Terbaik Di Banjarmasin

Untuk menunjang pendidikan bagi masyarakatnya, kota Banjarmasi Kalimantan Selatan memiliki banyak pilihan perguruan tinggi. Salah satu kampus terbaik di Banjarmasin adalah STIKES Husada Borneo. Kampus ini mencetak lulusan-lulusan handal dalam bidang rekam medis dan ahli gizi yang telah terjun dalam dunia kesehatan. Bergabunglah dengan STIKES Husada Borneo dengan mengunjungi https://stikeshb.ac.id/ atau @stikeshb di Instagram.


Editor : hokijoin.today

Tentang Pulau Bali




Bali adalah sebuah wilayah provinsi yang terletak di Indonesia.

Ibu kotanya adalah Denpasar.



Provinsi Bali terletak di bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara.

Di awal kemerdekaan Indonesia, pulau ini termasuk dalam Provinsi Sunda Kecil yang beribu kota di Singaraja, dan kini terbagi menjadi 3 provinsi, yakni BaliNusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Pada tahun 2020, penduduk provinsi Bali berjumlah 4.317.404 jiwa, dengan kepadatan 747 jiwa/km2.

Selain terdiri dari pulau Bali, wilayah provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu pulau Nusa Penida, pulau Nusa Lembongan, pulau Nusa Ceningan, Pulau Serangan, dan Pulau Menjangan.

Secara geografis, Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok.

Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu.

Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia.

Bali juga dikenal dengan julukan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura.



Jepang menduduki Bali selama Perang Dunia II dan saat itu seorang perwira militer bernama I Gusti Ngurah Rai membentuk pasukan Bali 'pejuang kemerdekaan'.

Menyusul menyerahnya Jepang di Pasifik pada bulan Agustus 1945, Belanda segera kembali ke Indonesia (termasuk Bali) untuk menegakkan kembali pemerintahan kolonialnya layaknya keadaan sebelum perang.

Hal ini ditentang oleh pasukan perlawanan Bali yang saat itu menggunakan senjata Jepang.

Pada 20 November 1945, pecahlah pertempuran Puputan Margarana yang terjadi di desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali Tengah. Kolonel I Gusti Ngurah Rai yang berusia 29 tahun, memimpin tentaranya dari wilayah timur Bali untuk melakukan serangan sampai mati pada pasukan Belanda yang bersenjata lengkap.

Seluruh anggota batalion Bali tersebut tewas semuanya dan menjadikannya sebagai perlawanan militer Bali yang terakhir.

Pada tahun 1946, Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dari Negara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno dan Hatta.

Bali kemudian juga dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949. Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah provinsi dari Republik Indonesia.

Letusan Gunung Agung yang terjadi pada tahun 1963, sempat mengguncangkan perekonomian rakyat dan menyebabkan banyak penduduk Bali bertransmigrasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Tahun 1965, seiring dengan gagalnya kudeta oleh G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, Bali dan banyak daerah lainnya, terjadilah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia.

Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang terbunuh atau hilang.

Meskipun demikian, kejadian-kejadian pada masa awal Orde Baru tersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum.




Serangan teroris telah terjadi pada 12 Oktober 2002, berupa serangan Bom Bali 2002 di kawasan pariwisata Pantai Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera.

Serangan Bom Bali 2005 juga terjadi tiga tahun kemudian di Kuta dan pantai Jimbaran.

Kejadian-kejadian tersebut mendapat liputan internasional yang luas karena sebagian besar korbannya adalah wisatawan asing dan menyebabkan industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat beberapa tahun terakhir ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali tahun 2021, penduduk Bali berjumlah 4.317.404 jiwa (2020) dengan mayoritas etnis Bali.

Data Kementerian Agama mencatat bahwa 86,91% warga provinsi Bali menganut agama Hindu. Agama lainnya adalah Islam (10,05%), Kristen Protestan (1,56%), Katolik (0,79%), Budha (0,68%), Konghucu (0,01%), dan Kepercayaan (kurang dari 0,01%).

Masyarakat suku Bali umumnya beragama Hindu. Sementara penduduk Jawa, Sunda, Sasak, Melayu, umumnya beragama Islam, dan beberapa orang asli suku Bali juga ada yang memeluk agama Islam.

Sementara pemeluk agama Kristen umumnya berasal dari penduduk Nusa Tenggara Timur, kemudian Papua, suku Batak, Minahasa, Tionghoa.

Dan ada juga satu desa yakni desa Blimbing Sari di kecamatan Melaya Jembrana, tidak jauh dari Pelabuhan Gilimanuk, sebuah desa Kristen di mana warganya adalah asli suku Bali, bahkan gerejanya bentuknya mirip Pura.

Mayoritas penduduk yang mendiami provinsi Bali adalah suku asli setempat, yakni Bali. Suku Bali memiliki kekayaan budaya yang dikenal dunia, sehingga Bali menjadi tujuan utama wisatawan asing ke Indonesia.

Selain kekayaan pantai, budaya yang diminati di Bali adalah tari-tariannya, seperti tari Kecak, festival seperti Ogoh-ogoh, dan lainnya. Suku terbanyak dari luar suku Bali adalah suku Jawa.

Bali adalah primadona pariwisata Indonesia yang sudah terkenal di seluruh dunia. Selain terkenal dengan keindahan alam, terutama pantainya, Bali juga terkenal dengan kesenian dan budayanya yang unik dan menarik. Industri pariwisata berpusat di Bali Selatan dan di beberapa daerah lainnya.

Lokasi wisata yang utama adalah Kuta dan sekitarnya seperti Legian dan Seminyak, daerah timur kota seperti Sanur, pusat kota seperti Ubud, dan di daerah selatan seperti Jimbaran, Nusa Dua dan Pecatu.




Bali sebagai tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu memiliki banyak sekali tempat wisata menarik, antara lain: Pantai Kuta, Pura Tanah Lot, Pantai Padang–Padang, Danau Beratan Bedugul, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pantai Lovina dengan Lumba Lumbanya, Pura Besakih, Uluwatu, Ubud, Munduk, Kintamani, Amed, Tulamben, Pulau Menjangan dan masih banyak yang lainnya.

Kini, Bali juga memiliki beberapa pusat wisata yang sarat edukasi untuk anak-anak seperti kebun binatang, museum tiga dimensi, taman bermain air, dan tempat penangkaran kura-kura

Seni tari Bali pada umumnya dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu wali atau seni tari pertunjukan sakral, bebali atau seni tari pertunjukan untuk upacara dan juga untuk pengunjung dan balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung.

Pakar seni tari Bali I Made Bandem pada awal tahun 1980-an pernah menggolongkan tari-tarian Bali tersebut; antara lain yang tergolong ke dalam wali misalnya Berutuk, Sang Hyang Dedari, Rejang dan Baris Gede, bebali antara lain ialah Gambuh, Topeng Pajegan dan Wayang Wong, sedangkan balih-balihan antara lain ialah Legong, Parwa, Arja, Prembon dan Joged serta berbagai koreografi tari modern lainnya.

Salah satu tarian yang sangat populer bagi para wisatawan ialah Tari Kecak dan Tari Pendet.

Sekitar tahun 1930-an, Wayan Limbak bekerja sama dengan pelukis Jerman Walter Spies menciptakan tari Kecak berdasarkan tradisi Sang Hyang dan bagian-bagian kisah Ramayana.

Wayan Limbak memopulerkan tari ini saat berkeliling dunia bersama rombongan penari Bali-nya.


Editor : hokijoin.today

Rabu, 21 Juni 2023

Wah Inilah Fakta Menarik tentang Kota Semarang yang Patut Kamu Ketahui

 


Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, merupakan kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung.

Terletak sekitar 558 km sebelah timur Jakarta, 312 km sebelah barat Surabaya, atau 621 km sebalah barat daya Banjarmasin, Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Demak di sebelah timur, Kabupaten Semarang di sebelah selatan, dan Kabupaten Kendal di sebelah barat.

Kota Semarang memiliki luas wilayah administratif sebesar 373,70 km persegi, sehingga menjadikanny sebagai salah  satu daerah administrasi kotamadya terluas di Pulau Jawa.

Semarang terkenal dengan sebutan kota lumpia, selain itu banyak bangunan bersejarah dari kota ini. Tetapi selain hal itu ada beberapa fakta menarik dari kota Semarang yang mungkin belum kamu ketahui. Dilansir dari beragam sumber, berikut fakta menarik seputar Semarang yang patut kamu ketahui.






Semarang memiliki beberapa fakta menarik yang patut untuk diketahui. Salah satunya adalah julukannya sebagai Venetië van Java yang diberikan oleh Belanda karena banyaknya sungai yang mengalir di kota ini seperti di Venesia, Italia.

Selain itu, Semarang juga dikenal sebagai Kota Lumpia karena makanan khasnya yang merupakan akulturasi antara budaya Jawa dan China.

Sebagai kota pelabuhan, Semarang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan distribusi barang dan jasa sejak zaman pra-kolonialisme.

Hari jadi Kota Semarang dirayakan setiap tanggal 2 Mei, sebagai peringatan status kota setingkat dengan kabupaten yang ditingkatkan pada tahun 1547.


Semarang juga berperan penting dalam sejarah kereta api Indonesia. Pembangunan jalan kereta api pertama dimulai pada 1864 oleh sebuah perusahaan swasta Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij dan dioperasikan untuk umum pada 10 Agustus 1867.

Semarang memiliki dua stasiun kereta api utama, yaitu Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol.




Tak hanya memiliki sejarah yang panjang, Semarang juga terkenal dengan kuliner khasnya. Lumpia menjadi makanan yang paling identik dengan kota ini.

Namun, ada juga Tahu Gimbal, Garang Asem Ayam, Soto Bangkong, dan masih banyak lagi kuliner khas Semarang yang lezat dan menggugah selera.

Dengan julukan-julukannya, sejarahnya yang kaya, dan kuliner khasnya yang lezat, Semarang menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi para pelancong. Jadi, jangan lupa untuk merencanakan perjalanan Anda ke Semarang dan menikmati keindahan kota ini.



Itulah beberapa fakta menarik seputar Kota Semarang yang patut kamu ketahui. Dengan berbagai julukan, sejarah, dan kuliner khasnya, Semarang memang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dan pelancong. Jangan lupa untuk merencanakan perjalananmu ke Semarang dan menikmati keindahan kota ini. ***

Selasa, 20 Juni 2023

Mengulas Kota Terdingin di Dunia beserta Fakta Menariknya

 


Yakut merupakan salah satu kota terdingin di dunia yang terletak di Siberia, Rusia.

Mengutip buku Top 10 Amazing, suhu udara di kota Yakutsk sangat dingin. Bahkan  pernah mencatat rekor paling dingin setelah Antartika. 

Seberapa dinginkah Kota Yakutsk tersebut? Mari simak pembahasannya di sini.


Berbagai Fakta Menarik Kota Terdingin di Dunia



Suhu dingin ekstrem di Kota Yakutsk menjadi daya tarik bagi banyak orang, terutama mereka yang ingin mengenal lebih dekat tentang  pengalaman hidup di kondisi cuaca yang ekstrem.
Kota Yakutsk berlokasi di tepi Sungai Lena dan dikelilingi hutan belantara.
Berikut ini adalah fakta menarik seputar Kota Yakutsk sebagai kota terdingin di dunia.



Yakutsk terkenal sebagai kota bersuhu udara ekstrem, dengan suhu rata-rata di musim dingin berkisar di bawah -30 derajat Celsius.
Suhu terendah yang pernah tercatat di kota ini mencapai -64 derajat Celsius pada tahun 1891.
Oleh karena itu, para wisatawan yang ingin mengunjungi Kota Yakutsk harus bersiap menghadapi kondisi cuaca yang sangat dingin.



Kondisi cuaca yang ekstrem di Yakutsk mempengaruhi bagaimana bangunan dan infrastruktur dikonstruksi.
Banyak bangunan di kota ini memiliki dinding tebal dan isolasi yang kuat untuk melindungi diri dari suhu beku.
Jalan-jalan di Yakutsk juga harus dibangun di atas lapisan beton tebal untuk menghindari kerusakan akibat perubahan suhu yang drastis.



Sungai Lena yang mengalir di dekat Yakutsk akan membeku sepanjang musim dingin. Es yang membentuk di sungai ini digunakan untuk berbagai kegiatan seperti transportasi dan acara olahraga, seperti balap kereta luncur dan olahraga eskimo.



Penduduk Yakutsk telah beradaptasi dengan suhu yang sangat rendah. Masyarakat setempat menggunakan pakaian khusus yang terdiri dari lapisan-lapisan untuk menjaga suhu tubuh.
Selain itu, mereka juga menggunakan peralatan khusus, seperti mobil yang dilengkapi dengan pemanas yang kuat untuk menghindari kerusakan akibat suhu rendah.






Cuaca yang ekstrem juga mempengaruhi kehidupan sehari-hari di Yakutsk.
Beberapa kegiatan yang umum dilakukan penduduk termasuk memanaskan mesin mobil selama beberapa jam di pagi hari serta menghindari kontak kulit langsung dengan benda logam yang sangat dingin.



Yakutsk juga terkenal dengan industri berbasis es yang unik. Beberapa festival es diadakan setiap tahun. Salah satunya adalah Festival Internasional Es di Lena Pillars. Di mana berbagai patung es berbentuk spektakuler dibangun oleh seniman es dari seluruh dunia.
Yakutsk merupakan kota terdingin di dunia yang menawarkan pengalaman unik bagi para wisatawan untuk bereksplorasi di suhu ekstrem.

Meskipun bersuhu sangat dingin, penduduk setempat tetap menjaga semangat dan kehidupan sosial yang aktif. (AZS)