Chat with us, powered by LiveChat
Tampilkan postingan dengan label judi slot online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label judi slot online. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Mei 2023

Simak 5 Fakta Menarik Tentang Kota Kupang, Ada Diskotik Berjalan

Kota Kupang merupakan ibu Kota Provinsi NTT. 

Kota Kupang merupakan kota terbesar di Pulau Timor yang terletak di pesisir Teluk Kupang, bagian Barat Pulau Timor.




Sebagai Kota terbesar di Provinsi NTT, Kota Kupang didiami berbagai suku bangsa seperti Suku Timor, Rote, Sabu Raijua, Flores, Sumba, dan sebagainya.

Berikut disajikan lima hal menarik yang ada di Kota Kupang sebagai kota dengan sejuta kerinduan yang dilansir dari Channel Youtube Mahasiswa Legend :


1. Kota Toleransi

Kota Kupang terkenal sebagai Kota yang tingkat toleransinya sangat tinggi. Kota Kupang juga sering mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat tentang nilai toleransi yang ada. Kota Kupang didiami dengan berbagai agama, suku, dan budaya di Indonesia. Semua hidup rukun dan damai tanpa perkelahian.


2. Kupang City Of Corals

Kota Kupang adalah salah Kota Karang yang ada di Pulau Timor. Gugusan karang tampak terlihat di Kota Kupang, sehingga Kota Kupang terkenal dengan sebutan City Of Corals. Ciri ini sangat khas. Karena sebagian besar lingkungan Kota Kupang dipenuhi batu karang.


3. Diskotik Berjalan Ala Kota Kupang

Hal unik lain di Kota Kupang adalah Angkutan Kota (Angkot) yang dikenal dengan Bemo. Ini bukan Becak Motor beroda tiga, tetapi Bemo di Kupang terkenal dengan mikrolet beroda empat. Bemo Kupang mirip dengan diskotik berjalan karena bemo di Kupang dilengkapi dengan sound system yang bunyinya sangat keras. Bemo-bemo itu dihias sangat indah.


4. Kota Se'i Dunia

Se'i merupakan daging berasap yang menggunakan bumbu-bumbu rempah. Kebanyak besar daging Se'i di Kupang adalah daging babi, sapi dan ayam. Di Kota Kupang aroma se'i selalu mengudara dan anda bisa menghirup saat melintasi sejumlah titik jalan-jalan di Kota Kupang. Yang paling enak di Kota Kupang adalah Se'i Babi dan Se'i Sapi.


5. Memiliki Bahasa Unik

Kota Kupang menggunakan bahasa yang unik. Yaitu perpaduan bahasa daerah dan bahasa Melayu hingga bahasa Belanda.


Itulah lima hal menarik di Kota Kupang. ayo datang dan berkunjung di Kota Kupang. ***

Senin, 15 Mei 2023

Fakta-Fakta Kota Malang


Fakta-Fakta Kota Malang, dari Sejarah hingga Kota Ragam Julukan



Mendengar nama Kota Malang, Jawa Timur mungkin terlintas di pikiran sebagai Kota Apel, dingin dan sejuk.

Sebutan Kota Apel yang disematkan untuk Kota Malang lantaran menjadi salah satu daerah produksi apel hijau terbesar di Indonesia. Mengutip Kanal Jatim Liputan6.com, berdasarkan keterangan, Suhariyono dari Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtrika Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, apel masuk ke Indonesia sekitar 1930-an.

Pada saat itu, orang-orang Belanda membawa bibit apel dari Australia ke Indonesia. Sebelumnya yang jadi pengembangan bibit apel di kawasan Pasuruan, Jawa Timur. Penanaman apel di Pasuruan sukses. Kemudian Lembaga Penelitian Hortikultura kembali mendatangkan apel jenis lain yaitu apel berjenis Princess Noble dan Rome Beauty. Dua jenis apel itu dibudidaya di kawasan Malang dan Batu Jawa Timur.

Pada 1960, banyak tanaman apel yang tumbuh dan panen di kawasan Malang. Hal ini didukung budidaya apel yang cocok dengan udara dingin terutama di Poncokusumo dan Nongkojajara, Kabupaten Malang.

Akan tetapi, ada pendapat lain, jika apel yang didatangkan itu, langsung ditanam di Desa Tebo Rujon Kabupaten Malang, Jawa Timur. Di kawasan Batu Malang, perkebunan apel makin banyak sejak 1950-an.

Bicara soal Kota Malang, ada hal menarik selain julukan Kota Apel. Kota Malang juga mendapatkan raham julukan antara lain julukan Kota Wisata, Kota Pendidikan, dan Kota Bunga. Berikut sejumlah fakta-fakta sekilas mengenai Kota Malang yang dihimpun dari berbagai sumber dan laman malangkota.go.id, Kamis (9/2/2023):


Sejarah Kota Malang




Pada 1879, Kota Malang mulai beroperasi kereta api dan sejak itu Kota Malang berkembang dengan pesat. Sejumlah kebutuhan masyarakat meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan sehingga mengubah tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubangan sangat pesat seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.

Di sisi lain, penataan ruang Kota Malang saat itu tidak lepas dari karya Herman Thomas Karsten. Arsitek kelahiran Amsterdam pada 1884 ini diangkat menjadi penasihat perencanaan Kota Malang pada 1929. Karsten terlibat aktif untuk mengembangkan kota yang disebut Bouwplan I-VIII yang di dalamnya menyiapkan antisipasi perkembangan hingga 25 tahun ke depan. Salah satu karyanya adalah Ijen Boulevard yang hingga kini menjadi salah satu landmark heritage Kota Malang. Adapun Pemerintah Kota Malang ini terbentuk pada 1 Januari 2001.


Wilayah Kota Malang




Kota Malang terletak pada ketinggian antara 440-667 meter di atas permukaan air laut. Kota ini menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa Timur karena potensi alam dan iklim yang dimiliki. Letak Kota Malang berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Malang secara astronomis tertelak 112.06-112.07 Bujur Timur dan 7.06-8.02 Lintang Selatan.

Kota Malang menjadi kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surbaya. Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu menjadi bagian dari kesatuan wilayah yang disebut Malang Raya.

Batas-batas wilayah Kota Malang yakni di sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Singosari dan Kecamatan Karangplosi (Kabupaten Malang), sebelah barat di Kecamatan Wagir dan Kecamatan Dau (Kabupaten Malang), sebelah selatan di Kecamatan Tajinan dan Kecamatan Pakisaji (Kabupaten Malang), dan sebelah timur di Kecamatan Pakis dan Kecamatan Tumpang (Kabupaten Malang).


Selain Kota Apel, Kota Malang juga Menyandang Kota Pendidikan




Kota Malang disebut Kota Pendidikan lantaran memiliki lebih dari 50 perguruan tinggi atau akademi negeri dan swasta. Lebih dari 300 ribu mahasiswa dari berbagai penjuru nusantara untuk menempuh pendidikan di Kota Malang dan menjadikannya salah satu kota pendidikan terpenting di Indonesia bagian timur.

Sejumlah perguruan tinggi terkenal di kota ini antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, UIN Malik Ibrahim, Universitas Islam Malang, Institut Teknologi Nasional (ITN) dan Universitas Merdeka.

Selain itu, melihat LTMPT Kemendikbud RI, Kota Malang memiliki 21 SMA/sederajat yang masuk dalam Top 1000 Sekolah Tahun 2022 Berdasarkan Nilai UTBK. Tak hanya kota pendidikan, Kota Malang juga menyandang julukan Paris of Java, kota peristirahatan hingga kota sejarah.


Demografi dan Sosial Budaya

Kota Malang memiliki luas 114,26 KM2. Berdasarkan data Kota Malang dalam angka 2021 penduduk Kota Malang berjumlah 843.810 jiwa. Kepadatan penduduk 7.667 jiwa per kilometer persegi. Populasi tersebut tersebar di lima kecamatan yakni Klojen, Blimbing, Kedungkandang, Sukun dan Lowokwaru. Adapun wilayah administratif Kota Malang terbagi dalam 57 kelurahan, 551 unit RW dan 4.278 unit RT.

Penduduk Kota Malang berdasarkan jenis kelamin pada 2020 tercatat terdiri dari sebanyak 419.901 laki-laki (49,76 persen) dan 423.909 perempuan (50,24 persen). Berdasarkan komposisi usia, mayoritas penduduk Kota Malang berada pada usia produktif sebanyak 591.587 jiwa atau 70,15 persen dari total populasi kota.

Bahasa Jawa dialek Jawa Timuran dan Bahasa Madura merupakan bahasa sehari-hari masyarakat Malang. Generasi muda juga berlaku dialek khas Malang yang disebut "boso walikan" yakni cara pengucapan kata secara terbalik, misalkan Malang menjadi Ngalam.


editor : qiuslot88.com

Minggu, 14 Mei 2023

FAKTA MENARIK TENTANG KARIMUNJAWA



Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang termasuk dalam Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare, Karimunjawa kini dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Menurut legenda lokal, Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Nyamplungan.



Kala itu, Sunan Muria memerintahkan Amir Hasan ke sebuah pulau yang terlihat kremun-kremun (kabur) dari puncak Gunung Muria untuk mengembangkan ilmu agamanya.

Karena terlihat kremun-kremun, akhirnya pulaunya dinamai "Karimunjawa" hingga kini.

Amir Hasan kelak dikenal sebagai Sunan Nyamplungan karena menanam tanaman Nyamplung disana, yang ternyata bermanfaat sebagai pemecah angin.

Ekosistem

Sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional.

Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias.

Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah Elang Laut Dada Putih, penyu sisik, dan penyu hijau.

Tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah.

Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang kebanyakan adalah pantai pasir putih halus.

Penduduk



Karimunjawa berpenduduk lebih dari 8733 jiwa (2011) di lima pulau yang berpenghuni.

Tiga suku utama yang menghuni Karimunjawa adalah suku Jawa yang bertani dan memproduksi alat kebutuhan rumah tangga, suku Bugis yang adalah pelaut andal sehingga berprofesi sebagai nelayan, dan suku Madura yang juga berprofesi sebagai nelayan tetapi memiliki kelebihan membuat ikan kering.

Pendidikan di Karimunjawa sudah menjangkau sampai tingkat SMU.

Selain memiliki sekitar 10 SD (lima di Karimun, tiga di Kemujan dan masing-masing satu di Parang dan Genting), Karimunjawa juga memiliki satu SMP, Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan SMK Negeri jurusan Budidaya Rumput Laut serta Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan yang merupakan sekolah gratis, serta satu Madrasah Aliyah di Penghujan.


Transportasi

KMP Muria di Pelabuhan Baru Karimunjawa

Transportasi paling umum digunakan untuk ke Karimunjawa adalah kapal dari Semarang dan Jepara.

Dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kapal Kartini I (kapal cepat) berangkat setiap Sabtu pukul 9 pagi ke Karimunjawa dan kembali dari Karimunjawa setiap Minggu siang, lama penyebrangan 2-3 jam.

Dari Pelabuhan Pantai Kartini, Jepara terdapat Kapal Muria yang berangkat setiap dua hari sekali,lama penyebrangan kapal ekonomi ini +/- 6 jam pelayaran.

Perlu diperhatikan untuk jadwal kapal dari pelabuhan Jepara biasanya berangkat hari selasa,kamis,sabtu jam 9 pagi dan dari karimunjawa menuju jepara rabu,jumat,minggu jam 8 pagi.

jadwal ini bisa berubah sesuai dengan cuaca atau ombak di laut jawa.

seandainya terjadi gelombang tinggi maka pihak perhubungan di pelabuhan tidak akan memberikan izin pelayaran, dan jadwal keberangkatan kapal akan berubah mengikuti perubahan cuaca.

Pelabuhan jepara juga bisa membawa Mobil dan motor untuk diseberangkan ke Karimunjawa.

Jalur udara dapat ditempuh dari Bandara Ahmad Yani, Semarang menuju Bandar Udara Dewa Daru di Pulau Kemujan dengan pesawat sewa jenis CASA 212 yang disediakan oleh PT. Wisata Laut Nusa Permai (Kura-Kura Resort).

Waktu tempuh kurang lebih 30 menit.

Sabtu, 13 Mei 2023

Ini 5 Fakta Menarik Kota Salatiga, Salah Satu Lokasi Liga Akurat!


Salatiga merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Tengah yang diapit oleh dua kota besar, yakni Semarang dan Solo. Kota Salatiga memiliki luas 56,781 km2 dan dapat kamu lampaui menggunakan Jalan Nasional dan jalan Tol Trans Jawa sehingga membuatnya menjadi begitu strategis.



Fakta menarik Kota Salatiga salah satunya adalah menjadi salah satu kota di Semarang yang memiliki udara yang sejuk dan panorama yang indah karena letaknya berada di kaki Gunung Merbabu. Simak fakta menarik Kota Salatiga lainnya berikut ini. 

Dikutip dari beberapa sumber pada Rabu (22/2/2023), inilah fakta menarik Kota Salatiga, simak selengkapnya.

5 Fakta menarik Kota Salatiga


1. Kota terindah di Jawa Tengah




Seperti yang diketahui, fakta menarik Kota Salatiga yang pertama adalah menjadi salah satu Kota yang terindah di Jawa Tengah. Kota ini memiliki panorama yang indah untuk dikunjungi.

Di kota ini juga memiliki tempat wisata peninggalan Belanda yang membuat pemandangan kota ini lebih menarik. Banyak orang yang menyebutkan pemandangan gerbang Tol Trans Jawa tidak jauh beda dengan pemandangan di Swiss, sehingga kota ini disebut sebagai kota terindah di Jawa Tengah.


2. Asal usul nama Salatiga




Fakta menarik Kota Salatiga selanjutnya adalah asal usul namanya. Kota ini memiliki sejarah nama dari kisah Ki Ageng Pandanaran, Bupati Semarang pada masa Kesultanan Demak yang ikut Sunan Kalijaga pergi mengembara.

Setelah itu, istri Ki Ageng Pandanaran melakukan tiga kesalahan yang ia langgar, karenanya Sunan Kalijaga berkata kepada Ki Pandanaran dan istrinya "Aku akan menamakan tempat ini Salatiga karena kalian telah membuat tiga kesalahan. Pertama, kalian sangat kikir, kedua kalian sombong dan ketiga kalian menyengsarakan rakyat. Semoga tempat ini menjadi tempat yang baik dan ramai nantinya."


3. Salah satu kota tertua di Indonesia




Kota Salatiga menjadi salah satu kota tertua di Indonesia. Pada awalnya, Kota Salatiga adalah sebuah tanah perdikan bernama Hampra. Tanah perdikan merupakan tanah pemberian raja yang diberikan kepad daerah yang dianggap berjasa kepada pemimpinnya.

Tanah perdikan atas wilayah Hampra diberikan oleh Raja Bhanu, seorang raja besar di daerah kekuasaannya meliputi Salatiga, Kabupaten Semarang, Ambarawa dan Boyolali.


4. Disebut Indonesia versi mini




Fakta menarik Kota Salatiga selanjutnya adalah sering dijuluki Indonesia versi mini karena banyak sekali warga pendatang dari daerah lain yang beragam.

Mayoritas para pendatang juga berasal dari Pulau Sulawesi, Kalimantan, Aceh, Medan, Bali, NTT, NTB, Maluku, Papua hingga Tiongkok untuk menuntut ilmu di sebuah universitas Salatiga yaitu Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).


5. Kota paling toleran di Indonesia




Ternyata, Kota Salatiga memiliki warga yang paling toleran di Indonesia. Karena warganya yang saling menghargai antarumat beragama dan perbedaan keyakinan tak menghalangi warga kota ini untuk saling membantu untuk merayakan hari besar keagamaan.

Fakat menarik Kota Salatiga yang menjadi kota paling toleran di Indonesia adalah banyaknya jumlah rumah ibadah yang berdiri berdampingan. Seperti contohnya masjid dan gereja dibangun bersebalahan di seputaran Lapangan Pancasila di tengah Kota Salatiga. Ini merupakan salah satu contoh toleransi warga kota ini yang patut dicontoh.




Itulah 5 Fakta menarik Kota Salatiga yang menjadi salah satu lokasi liga akurat. Tertarik untuk mengunjunginya? [] 

Jumat, 12 Mei 2023

Kenali 5 Fakta Menarik Kota Semarang


Kota Semarang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah dan merupakan kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung.



Nama "Semarang" berasal dari kata "sem" atau "asem", yang artinya "asam/pohon asam", dan kata "arang" yang berarti "jarang", yang kalau digabungkan menjadi "asam yang jarang-jarang".

Penamaan "Semarang" ini bermula ketika Ki Ageng Pandanaran I alias Ki Ageng Pandan Arang yang pada masa itu menjadi bupati pertama Semarang, datang ke sebuah pulau bernama Pulai Tirang dan melihat pohon asam yang jarang-jarang tumbuh berdekatan.

Penamaan Kota Semarang ini sempat berubah saat zaman kolonialisme Hindia-Belanda menjadi "Samarang". Kota Semarang ini merupakan satu dari tiga pusat pelabuhan (Jakarta dan Surabaya) penting bagi Hindia-Belanda sebagai pemasok hasil bumi dari wilayah pedalaman Jawa.

Mayoritas penduduk Kota Semarang adalah suku Jawa. Tapi, ada juga yang bersuku Arab, Pakistan, Tionghoa, Sunda, dan masih banyak yang lainnya. Dan agama yang dianut di kota ini mayoritasnya Islam.

Kota ini terletak sekitar 558 km sebelah timur Jakarta, atau 312 m sebelah barat Surabaya, atau 621 km sebelah barat daya Banjarmasin.

Dikenal sebagai salah satu kota bersejarah di Indonesia, Semarang cocok dijadikan sebagai tempat liburan bersama keluarga tercinta karena memiliki beragam destinasi wisata. Mulai dari, Lawang Sewu, Kawasan Simpang Lima, Klenteng Sam Po Kong, New Sabana Rawa Pening, Curug Lawe, dan masih banyak wisata lainnya.

Tak hanya wisata, di kota ini juga tersedia banyak tempat penginapan seperti hotel di Kawasan Simpang Lima Semarang. Sehingga semakin memudahkan pengunjung yang sedang berlibur ke sana.

Tentu bukan itu saja hal-hal menarik tentang Semarang. Dilansir dari berbagai sumber pada Rabu (25/1/2023), berikut fakta-fakta menarik seputar Kota Semarang.


1. Kota Pelabuhan

Pertumbuhan Kota Semarang tidak lepas dari kondisi geografis Semarang yang merupakan wilayah pesisir dengan adanya pelabuhan. Pelabuhan menjadi cikal bakal pertumbuhan Kota Semarang hingga menjadi wilayah perkotaan saat ini.

Kota Semarang menjadi pelabuhan utama Kerajaan Mataram Kuno abad ke-VIII dan disebut dengan "Pragota". Pelabuhan ini dijadikan sebagai titik mula pelayaran yang dilakukan oleh pelaut Mataram Kuno yang berlayar hingga ke Madgaskar, Afrika, Tanjung Harapan, dan sebagainya.

Salah satu sungai tersibuk sebagai jalur lalu lintas kapal dan perahu adalah Sungai Semarang. Akibat sedimentasi sungai, sungai Semarang sudah tidak memungkinkan untuk jalur lalu lintas, kemudian pelabuhan direlokasi ke Muara Baru. Saat ini, pelabuhan utama di Semarang adalah Pelabuhan Tanjung Emas.


2. Peran Penting Kereta Api

Semarang berperan penting dalam sejarah kereta api Indonesia. Semarang menjadi tonggak pertama pembangunan kereta api Hindia-Belanda dimulai, dengan pembangunan jalan kereta api yang dimulai dari Desa Kemijen menuju Desa Tanggung sepanjang 26 km dengan lebar sepur 1435 mm.

Pencangkulan pertama dilakukan oleh Guberur Jenderal Hindia-Belanda, Mr. LAJ Baron Sloet van den Beele, pada 17 Juni 1864. Jalan kereta api ini mulai dioperasikan untuk umum pada 10 Agustus 1867.

Kemudian, setelah ruas rel Kemijen - Tanggung, dilanjutkan pembangunan rel yang dapat menghubungkan Kota Semarang - Surakarta sepanjang 110 km, pada 10 Februari 1870.

Semarang memiliki dua stasiun kereta api utama, yaitu Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol.


3. Kota dengan Beragam Julukan

Kota Semarang mempunyai berbagai macam julukan, salah satunya Venetiƫ van Java. Hal ini karena, Semarang dilalui banyak sungai di tengah kota seperti di Venesia, Italia, sehingga Belanda menyebut Semarang sebagai Venetiƫ van Java atau Venesia dari Jawa.

Julukan lainnya adalah Kota Atlas, yang artinya, aman, tertib, lancar, asri, dan sehat. Adanya julukan ini diharapkan masyarakat Semarang bisa memelihara kota dengan sangat baik. 

Semarang juga dijuluki Kota Lumpia karena lumpia merupakan makanan khas Semarang. Lumpia juga merupakan akulturasi dua budaya yaitu budaya Jawa dan China.


4. Terbagi Menjadi Dua Bagian

Kota Semarang ternyata terbagi menjadi dua kawasan yaitu Semarang Atas dan Semarang Bawah.

Semarang Atas letaknya lebih tinggi dibanding Semarang Bawah sehingga biasanya tidak terkena luapan air laut. Namun, beda halnya dengan Semarang Atas, Semarang Bawah cenderung terkena dampak dari luapan air laut karena lokasinya yang berada di bagian bawah dan dulunya merupakan laut yang mengalami sedimentasi aliran sungai dari Semarang Atas.


5. Kuliner Khas Semarang

Kuliner atau makanan yang paling identik dengan Semarang adalah Lumpia. Yang membedakan Lumpia Semarang ini dengan lumpia pada umumnya adalah isinya.

Lumpia pada umumnya hanya menggunakan rebung atau sayuran seperti wortel, kecambah, dan kubis. Sedangkan, lumpia Semarang biasanya berbahan dasar, rebung, daging ayam/udang ebi dan telur.

Meski identik dengan lumpia, masih banyak kuliner khas Semarang lainnya yang menarik dan menggugah selera.  Ada Tahu Gimbal, Garang Asem Ayam, Soto Bangkong, Babat Gongso, Pisang Plenet, Roti Ganjal Rel, Nasi Pindang, Wingko Babat, Bandeng Presto, Gandos, Mi Kopyok, dan masih banyak lagi.



Editor : qiuslot88.com